My Photo
Powered by Friendster Blogs

People

Photo Albums

Categories

July 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31    

« August 2007 | Main | December 2007 »

Upload Video Hakka Malaysia

Buat yang senang dengan lagu Hakka, di website United Singkawang telah di-upload empat buah lagu Hakka Malaysia. Lagu Hakka Malaysia ini dialeknya hampir sama dengan dialek Hakka Singkawang.

Silahkan download lagu Hakka tersebut di :
http://www.singkawang.us

                            

E-Buletin Permasis

Dear all,

Mulai saat ini buletin Permasis selain bisa didapatkan dalam bentuk buku,
juga tersedia dalam bentuk E-Buletin (Electronic Buletin). Untuk
mendapatkan E-Buletin Permasis silahkan download di website Permasis yaitu
www.permasis.org

Good Luck

Salam,
PERMASIS
Perhimpunan Masyarakat Singkawang dan Sekitarnya
Puri Delta Mas Blok D 1-3
Jl Bandengan Selatan Jakarta Utara
Telp. (021) 66602768 Fax. (021) 66695862
Website: http://www.permasis.org
Email: info@permasis.org

Uluran Tangan Anda Sekali Saja, Seumur Hidup bagi Melvina

 
Uluran Tangan Anda Sekali Saja, Seumur Hidup bagi Melvina
Permasis Bekerjasama dengan Yayasan Bumi Katulistiwa Membuka ”Dompet Melvina”
 
Liu Su Jun alias Melvina (20), tamatan SMU ini ingin menimba lebih banyak ilmu. Usahanya tidak sia-sia. Ia berhasil menjadi seorang mahasiswi. Namun, saat sedang merajut impian indah bagi hidupnya, sama sekali ia tidak menyangka pusaran petaka luar biasa sedang menggerogoti dirinya yang relatif masih sangat muda itu. Sungguh cobaan yang pasti tidak diinginkan siapapun juga. Dia yang ceria dan kreatif ini, seakan tersungkur dalam sebuah labirin jurang yang dalam. Sementara, orang tua dan sanak keluarga tidak berdaya menghadapinya.
 
Cerita berawal pada malam Natal tahun lalu. Gadis manis yang panggilan akrabnya Vina ini merasa tidak enak badan. Ia tersengal-sengal susah bernapas. Keluarga segera membawanya ke dokter. Tapi, karena saat itu bertepatan dengan hari libur, maka banyak dokter tidak buka praktek. Yang ada hanyalah dokter umum yang piket saat itu. Karena itu, dokter tidak bisa berbuat banyak dan terpaksa Vina harus menunggu sampai malam lusa.
 
Dari hasil pemerikasaan dokter spesialis, Vina didiagnosa mengidap penyakit aplasia, gangguan fungsi ginjal. Cara sementara untuk mengurangi penderitaannya, ia perlu melakukan dialysis (pencucian darah), 2 kali seminggu. Tanpa itu, ia tidak dapat menikmati kehidupan seperti biasa.
 
Sungguh malang nasib Vina. Kondisi ekonomi keluarga yang terpuruk gara-gara menanggung biaya pengobatan yang relatif mahal, menyebabkan mahasiswi semester I ini terpaksa berhenti kuliah. Ia harus rela meninggalkan bangku kuliah yang didamba-dambakan sejak lama. Namun, bukan Vina namanya kalau menyerah begitu saja. Semangatnya tidak patah hanya lantaran ketidakdayaan sementara. Ia tetap bertekad, begitu kesehatannya pulih, akan melanjutkan kuliah di fakultas komunikasi. Ia ingin menjadi sumber daya manusia berguna dan bisa berkiprah dalam memberikan konstribusi kepada negara dan bangsa.
 
Kini, kondisi ekonomi orang tua Melvina yang berasal dari daerah Singbebas, semakin memprihatinkan. Keluarga dengan 5 anggota ini terpaksa menempati rumah kontrakan. Usaha ayahnya pun mengalami kebangkrutan. Nafkah keluarga hanya mengandalkan hasil usaha sang mama, menjahit yang hasilnya pasti tidak seberapa.
 
Biaya untuk pengobatan Melvina setiap bulan mencapai total angka enam juta lebih (Rp6.360.000, terdiri dari biaya dialysis 8 x  Rp 510.000 = Rp 4.080.000; biaya ampul mutlak 8 x Rp 210.000 = Rp 1.680.000, dan beli obat Rp 600.000). Jumlah sebesar itu tentu menjadi beban berat bagi keluarga kurang mampu seperti orang tua Vina.
 
Guna meringankan beban keluarga, Jumat (14/9/2007) jam 5 sore, pengurus PERMASIS (Perkumpulan Masyarakat Singkawang dan Sekitarnya) mengelar rapat kilat. Saat itu hadir Melvina bersama sang ayah yang ditemani seorang sahabat budiman. Dalam rapat itu semua sepakat untuk memberikan bantuan. Rapat menginginkan Melvina segera melakukan operasi pencangkokan ginjal. Dengan suara bulat PERMASIS memutuskan membuka dompet bantuan kemanusiaan dengan nama "DOMPET MELVINA".
 
Pengurus menghimbau masyarakat umum dan masyarakat asal Singbebas khususnya dapat rawe-rawe lantas, malang-malang putung mengumpulkan dana sumbangan. Kita berharap semua sudi kiranya memberikan atensi bagi kepentingan sesama. Dengan rasa solidaritas yang tinggi, kita berharap sesegera mungkin sudah terkumpul dana untuk melakukan operasi pengcangkokkan ginjal Melivina.
 
Setelah kesehatannya pulih, kita berharap ia bisa segera kembali merebut kesempatan emas melanjutkan pendidikannya. Kita doakan ia dapat meraih cita-citanya. Buat Melvina, melangkahlah dengan semangat.
 
Bantuan dana Anda silakan transfer ke rekening PERMASIS, BCA KCP Mangga Besar I, No. 1603-119-669. Jangan lupa cantumkan keterangan: DOMPET MELVINA. Semua dana yang masuk dan nama penyumbangnya akan kami muat dalam Buletin Dwiwulan PERMASIS mulai edisi ini. Semoga uluran tangan Anda yang hanya sekali saja, memberikan kesehatan seumur hidup bagi Melvina.